Berikut dialog saya dg teman dari Salafy :
[temen] : Kita harus mengikuti generasi Salaf yaitu Sahabat Rasul, Tabi’in dan Tabi’it Tabi’in, termasuk cara berpakaian (ngatung).
[pendpt saya] : Kenapa ?
[temen] : Krn mereka semua dijamin masuk surga, kata Rasul
[pendpt saya] : Oya ? sptnya ga semua, yg dijamin masuk surga hanya 10 org yg tergolong dlm Assabiqunal Awwalun, org2 yg pertama kali syahadat pd Rasul, lainnya juga kena Hisab di akhirat sama dg kita.
[temen] : Ga bener itu.
[pendpt saya] : Coba deh lihat Sirah Nabawiyah dan kisah para sahabat, tidak semuanya dijamin, wong buktinya sepeninggal rasul para sahabat juga pada perang satu sama lain, padahal kata Nabi, 2 orang muslim yg membawa pedang utk saling membunuh, dua2nya masuk neraka, walo yg terbunuh duluan. Jadi mereka akan kena hisab spt kita, Allah akan melihat jasa2 mereka juga tapi juga akan ditimbang keburukannya.
[temen] : Ngga, mereka semua kata Nabi, adalah generasi terbaik.
[pendpt saya] : Ada hadist rasul jg mengatakan, “Hai para sahabat, maukah kutunjukkan kepada kalian semua, orang2 yang lebih baik dari kamu”? Jwb sahabat “Bukankah kami lebih baik ya Rasul, kami mendengar langsung drmu, bertemu dgmu, selalu mengikuti perintahmu langsung, kami sami’na wa atho’na. Kalo begitu siapakah mereka ya Rasul ?”. Rasul : “Mereka adalah generasi jauh sesudahmu, yg tidak pernah melihatku, tidak mendengarku secara langsung, tapi mereka tetap beriman kpdku dan istiqomah”
[temen] : Tapi tetap ulama2 generasi salaf-lah yg lebih baik.
[pendpt saya] : Kalo bagi saya, siapapun ulama itu kalo mereka lebih bertaqwa kpd Allah, maka merekalah yg lebih mulia, baik generasi dahulu maupun sekarang atau nanti. Lihat saja surat Al-Hujurat. “Sesungguhnya diantara kamu yg paling mulia diantara kamu adalah yang paling bertakwa kpdKu”. Kata “kamu” ato “kum” berlaku dari jaman Rasul smp hari kiamat, karena Quran berlaku smp hari kiamat juga. Jadi bukan hanya generasi salaf yg terbaik, kecuali kalo Al-Quran-nya hanya utk generasi salaf, maka memang mereka lebih baik.
Related posts:
- HAKIKAT DARI TASAWUF Arti tasawuf dalam agama ialah memperdalam ke arah bagianrohaniah, ubudiah,...
- Bagaimana Dekat Dengan Allah Jika demikian apakah kita dapat mengenal-Nya ? bisa! tetapi pengenalan...
- PERANAN HAWA DALAM PENGUSIRAN ADAM DARI SURGA Pendapat yang ditanyakan saudara penanya, tentang kaumwanita -seperti ibu kita...
- Syarat Berbisnis Dengan Allah Buku : Berbisnis Dengan AllahPengarang : M. Quraish Shihab Syarat...
- Persaingan Dalam Berbisnis Dengan Allah Buku : Berbisnis Dengan AllahPengarang : M. Quraish Shihab Persaingan...
RSS Feed
Posted in
Tags: 



Bismillahi was-shalatu was salamu ‘ala rasulillah. Amma ba’du….
Generasi terbaik umat ini adalah para sahabat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Mereka adalah sebaik-baik manusia. Lantas disusul generasi berikutnya, lalu generasi berikutnya. Tiga kurun ini merupakan kurun terbaik dari umat ini.
Dari Imran bin Hushain radhiyallahu ‘anhuma, bahwa dia mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa
sallam bersabda: ?????? ????????? ??????? ????? ?????????? ??????????? ?????
??????????? ????????? “Sebaik-baik umatku adalah pada masaku. Kemudian orang-orang yang setelah mereka (generasi berikutnya), lalu orang-orang yang setelah mereka.” (Shahih Al-Bukhari, no. 3650)
Mereka adalah orang-orang yang paling baik,
paling selamat dan paling mengetahui dalam memahami Islam. Mereka adalah para pendahulu yang memiliki keshalihan yang tertinggi (as-salafu ash-shalih).
Karenanya, sudah merupakan kemestian bila menghendaki pemahaman dan pengamalan Islam yang benar merujuk kepada mereka (as-salafu ash-shalih). Mereka adalah orang- orang yang telah mendapat keridhaan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala dan mereka pun
ridha kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala: ??????????????? ????????????? ???? ??????????????? ?????????????? ??????????? ????????????? ??????????? ?????? ????? ???????? ???????? ?????? ????????? ?????? ???????? ??????? ????????? ???????????? ?????????? ?????? ??????? ??????
?????????? ????????? “Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) di antara orang-orang Muhajirin dan Anshar serta orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan merekapun ridha kepada Allah dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Itulah kemenangan yang besar.” (At-Taubah: 100)
Allah Subhanahu wa Ta’ala telah memerintahkan untuk mengikuti para sahabat. Berjalan di atas jalan yang mereka tempuh. Berperilaku selaras apa yang telah mereka perbuat. Menapaki manhaj (cara pandang hidup) sesuai manhaj mereka.
Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala: ?????????? ??????? ???? ???????
??????? “Dan ikutilah jalan orang-orang yang kembali kepada-Ku.” (Luqman: 15) Menukil ucapan Ibnul Qayyim rahimahullahu dalam I’lam Al-Muwaqqi’in, terkait ayat di atas disebutkan bahwa setiap sahabat adalah orang yang kembali kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Maka, wajib mengikuti jalannya, perkataan- perkataannya, dan keyakinan-keyakinan (i’tiqad) mereka.
Waallahu a’lam bishawab